
Cirebon, 23 Januari 2026 – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) menyelenggarakan Yudisium Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi penanda akhir rangkaian akademik PPG Dalam Jabatan Transformatif batch 1, 2 dan 3 Tahun 2025 sekaligus momentum pengukuhan kelulusan mahasiswa setelah melalui seluruh tahapan pembelajaran dan evaluasi, termasuk Uji Kinerja (UKIN) dan Uji Pengetahuan (UP).
Ketua LPTK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian mahasiswa PPG dalam yudisium kali ini. “Yudisium ini merupakan pengakuan akademik atas kerja keras dan ketekunan mahasiswa selama mengikuti PPG. Mereka telah melalui proses panjang dan penilaian ketat untuk membuktikan kompetensinya sebagai guru profesional,” ungkapnya.
Yudisium PPG ini didasarkan pada hasil pelaksanaan UKIN Daljab Batch 2 dan 3 yang diikuti oleh 887 mahasiswa, terdiri atas 96 mahasiswa Fikih, 100 mahasiswa Guru Kelas MI (GKMI), dan 693 mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Garut, Kuningan, Majalengka, Jakarta, serta daerah luar Pulau Jawa seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Bangka, dan Maluku, yang mencerminkan jangkauan nasional PPG UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2025 berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan, mulai dari pembelajaran modul, pendampingan, Uji Pengetahuan (UP), hingga Uji Kinerja (UKIN), dilaksanakan melalui koordinasi yang solid antara LPTK, program studi, dosen, guru pamong, serta mitra satuan pendidikan. “Capaian kelulusan yang tinggi pada yudisium ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen bersama dalam menjaga mutu akademik PPG. FITK akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan agar lulusan PPG benar-benar siap menjadi guru profesional yang berintegritas,” tegasnya.
Berdasarkan hasil penilaian UKIN utama, sebanyak 881 mahasiswa dinyatakan lulus. Pada sesi ujian ulang (retaker), lima mahasiswa kembali dinyatakan lulus, sementara satu mahasiswa belum berhasil menyelesaikan UKIN karena kondisi kesehatan setelah menjalani operasi besar. Ketua Program Studi PPG, Farouk Imam A., M.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa proses penilaian dilaksanakan secara objektif dan humanis. “Kami berupaya menjaga mutu penilaian sekaligus memperhatikan kondisi mahasiswa. Setiap keputusan diambil secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Dalam yudisium yang dilaksanakan pada 22 Januari 2026 ini, jumlah mahasiswa yang resmi diyudisium mencapai 893 orang, yang terdiri atas 7 mahasiswa dari Batch 1 serta 886 mahasiswa dari Batch 2 dan 3 Tahun 2025. Yudisium ini sekaligus menjadi pengesahan akademik bahwa para peserta telah memenuhi seluruh persyaratan kelulusan PPG dan berhak menyandang status sebagai guru profesional.
Melalui yudisium PPG ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan integritas lulusan PPG. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara utuh di satuan pendidikan masing-masing, serta berkontribusi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan nasional di era transformasi pendidikan.
